RAIN
RAIN

 

   


Migrasi Burung di Pulau Dewata

20 Nov | Share | Kirim TemanCetak

Liputan6.com, Bali – Baru saja hujan yang masih sesekali mengguyur kawasan perkebunan Kabupaten Negare, Bali Barat. Tentu saja air langsung meresap dalam tanah yang telah lama kering.

Daun-daun muda bermunculan mengisi ranting-ranting pohon jati yang sempat meranggas. Air juga mulai mengisi sumur-sumur di ladang. Ini pertanda awal musim tanam dimulai.

Negeri ini baru saja melewati kemarau panjang. Bagi sebagian besar makhluk di kawasan ini, kemarau bisa jadi petaka. Namun sebagian lain justru musim untuk bertahan hidup.

Kabupaten Negare, Bali Barat, ribuan burung pipit menyerbu lahan pertanian yang telah menguning. Bulir-bulir padi menggoda kawanan burung kecil. Selengkapnya…

Balai Besar KSDA Jawa Timur Terbitkan Buku Raptor

11 Feb | Share | Kirim TemanCetak

Foto: Adi Sugiharto

Foto: Adi Sugiharto

Yogyakarta, 11.2.2014: Kebutuhan buku panduan identifikasi Burung di Indonesia baik burung secara umum maupun yang terkait dengan burung pemangsa atau raptor. Buku panduan lapangan itu layaknya sebuah kitab bagi pengamat burung. Selengkapnya…

SOROT
No news available at this time.
Events

Indonesian Raptor Trail

7 Sep | Share | Kirim TemanCetak

logo

“Bukan lautan hanya kolam susu, tonggak dan kayu-pun jadi tanaman”, demikian bait lagu Koes Plus menggambarkan bagaimana eloknya negeri kita ini. Tanahnya subur, kaya akan plasma nutfah. Bahkan negeri ini nomor dua kekayaannya biodeversitasnya. Hingga dahulu bangsa dari barat-pun berbondong-bondong singgah mencari rempah. Selengkapnya…

Article

Seriwang Mengamati Raptor Migran di Gunung Banyak

20 Nov | Share | Kirim TemanCetak

Teks : Swasti Prawidya Mukti  ¦ Foto : Swasti Prawidya Mukti  & Asman A. Purwanto

Ngapain sih ke Gunung Banyak? Paralayang? Nongkrong, ngopi, sambil ngeliat pemandangan dan ngiler karena cuma bisa ngeliat orang paralayang? Berduaan di sela pohon pinus? Bikin foto prewedding?

Bukan. Bukan. Bukan.

Tahun 2012, ada laporan dari masyarakat bahwa sekawanan raptor teramati melintas di atas Gunung Banyak pada musim migrasi. Karena penasaran, akhirnya kami jajal sendiri di tahun 2013. Tidak kalah dengan TN Bromo Tengger Semeru (TNBTS), ternyata Gunung Banyak yang areanya relatif terbuka ini juga menjadi perlintasan raptor migran yang cukup menarik untuk diamati. Hampir 300 individu raptor migran tercatat dari 3 kali pengamatan pada tahun 2013. Selengkapnya…