RAIN
RAIN

RAIN » Migrasi Raptor

   


Migrasi Raptor

| Cetak  

Apakah migrasi itu?
Migrasi adalah perpindahan atau penyebaran satwa liar pada musim tertentu dari satu tempat ke tempat lain untuk mencari makan atau berkembangbiak. Untuk benua yang memiliki lebih dari dua musim memiliki banyak satwa liar yang melakukan migrasi ketika terjadi perubahan musim maupun kondisi tempat tinggal mereka sehingga satwa liar yang tinggal di lokasi tersebut sulit untuk bertahan hidup karena sulitnya mencari makanan.

KC Lim, 2009

Migrasi Raptor
Raptor yang ber-migrasi di dunia di perkirakan sekitar 183 jenis atau setara dengan 62% raptor yang ada melakukan migrasi meninggalkan daerah berbiaknya karena terjadi perubahan iklim lingkungan yang ekstrim. Pada saat terjadi perubahan musim, raptor-raptor tersebut akan melakukan migrasi atau berpindah ke daerah yang beriklim tropis seperti Indonesia. Rata-rata raptor yang melakukan migrasi ke indonesia adalah dari Benua Utara dan Timur ke Indonesia pada musim dingin yaitu September hingga November dan  dari Selatan(Australia) pada musim panas.

Jalur yang digunakan Raptor Bermigrasi

Pola Migrasi
Bildstein 2006 mengelompokan pola migrasi ini menjadi 3(Tiga) kelompok yaitu

  1. Migrasi Penuh(Complete Mirants) dimana lebih dari 90% dari semua individu migrant meninggalkan Lokasi berbiak.
  2. Migrasi Tidak Lengkap(Partial Migrants) dimana kurang dari 90 % semua individu meninggalkan lokasi berbiak, dan
  3. Migrasi Lokal(Local migrants) yaitu pola pergerakanya disebabkan oleh perubahan lingkungan setempat dan tidak bisa diperkirakan sehingga kebiasaan migrasinya tidak teratur seperti dua pola sebelumnya.

Bagaimana cara Raptor ber-migrasi?
Pada umumnya waktu yang digunakan raptor untuk melakukan migrasi adalah di siang hari. Di siang hari kondisi thermal(panas bumi) yang keluar cukup bagus sehingga akan memudahkan raptor melakukan migrasi karena selain menggunakan sayap raptor juga mengandalkan kandungan thermal di udara yang akan mendorong mereka ke atas dan meluncur. Jalur yang digunakan raptor bermigrasi adalah dari utara ke selatan dan selatan ke utara. Lalu bagamana dengan jalur yang digunakan raptor itu bermigrasi?. Raptor yang melakukan migrasi akan menggunakan jalur migrasi yang mereka gunakan setiap musimnya.

Selain itu, raptor yang bermigrasi juga menghindari selat atau laut yang cuup panjang dan luas karena biasanya di selat maupun laut kandungan thermal dan kondisi angin tidak menentu bisa berubah setiap waktu dan itu akan menyulitkan raptor menuju daerah tujuannya.

Terus bagaimana cara mereka menggunakan kandungan thermal itu?..

Ilustrasi Thermalling pada raptor migran(KC, Lim 2009)

Pada siang hari di bawah kondisi udara yang panas akan naik meningkat. Dalam keadaan seperti itu biasanya raptor akan melakukan soaring(berputar) ke atas dan membuat lingkaran. Cara seperti itu akan dilakukan berulang-ulang dari satu thermal ke thermal lain sampai ke lokasi yang akan  di tuju.

Lokasi-Lokasi Pengamatan Raptor Migran di Indonesia

Raptor Migran di Indonesia

Raptor migran di indonesia secara keseluruhan adalah 22 jenis dimana 20 jenis merupakan jenis migran dari belahan bumi utara dan 2 jenis migrasi dari selatan(Australia). Beberapa di antaranya merupakan jenis yang jarang seperti Elang Rawa Katak Circus aeruginosus, Elang-rawa Timur Circus spilonotus, Rajawali Totol Aquila clanga, Elang Setiwel Hieraaetus pennatus, Elang Buteo Buteo buteo dan Elang Ekor Baji Aquila audax yang baru-baru ini ditemukan di Papua bagian selatan. Dua jenis alap-alap migrasi dari kawasan Selatan, Australia, pada musim panas(Summer  Migration) Alap-Alap Layang Falco cenchroides dan Alap-alap Australia Falco longipennis. (Tabel. 1)

No

Nama Jenis

Penyebaran

Indonesia

Ilmiah

S

K J N C M

P

1 Elang Tiram Pandion haliaetus

P

P P P P P

P

2 Baza Jerdon Aviceda jerdoni

P

P

3 Baza Hitam Aviceda leuphotes

C

C

4 Elang Tiram Milvus migrans linneatus

P

P P P

P

5 Sikep Madu Asia Pernis ptilorhynchus

C

C C

C

6 Elang-rawa Katak Circus aeruginosus

P

P

7 Elang-rawa Timur Circus spilonotus

P

P

8 Shikra Accipiter badius

P

9 Elangalap Cina Accipiter soloensis

C

C C C C C

C

10 Elangalap Jepang Accipiter gularis

C

C C C

C

11 Elangalap Besra Accipiter virgatus

P

12 Elang Kelabu Butastur indicus

C

C C

C

13 Elang Buteo Buteo buteo

P

P

14 Rajawali Totol Aquila clanga

P

15 Rajawali ekor Baji Aquila audax

P

16 Elang Setiwel Hieraaetus pennatus

P

P

17 Alap-alap Erasia F.t. interstinctus

p

18 Alap-alap Layang Falco cenhroides

P

P P

P

19 Alap-alap Walet F.s.severus

P

20 Alap-alap Walet Falco subbuteo

P

21 Alap-alap Australia Falco longipennis

P

P P

P

22 Alap-alap Kawah Falco peregrinus

P

P P P P P

P

    (Status Migrasi Lihat di “Pola Migrasi“)

    Jenis Yang Umum

    Dari study beberapa publikasi ilmiah mengenai migrasi raptor di Indonesia dan Study langsung di lapangan dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun di ketahui 4 (empat) Jenis merupakan jenis yang sangat umum bermigrasi pada musim dingin ke Indonesia di antaranya; Sikep Madu Asia Pernis ptilorhynchus, Elangalap Cina Accipiter soloensis, Elangalap Jepang Accipiter gularis dan Elang Kelabu Butastur indicus. Namun demikian, tidak semua jenis yang di maksud dapat di jumpai di seluruh kepulauan yang ada di indonesia. Elang Kelabu jarang untuk kawasan Sunda Besar dan Umum untuk kawasan Sulawesi.

    Jalur Migrasi di Jawa pada Arus Kedatangan dan Arus Balik

    Jalur Migrasi: (Atas) Autumn, (Bawah) Spring

    Ilustrasi © KC, Lim 2009: Migrasi Raptor. Presentasi Rakernis RAIN 2009, Bandung. Jalur Migrasi pulau Jawa ; Sukmantoro et.al. 2011