RAIN
RAIN

RAIN » Berita » Pengamatan Bersama Migrasi Raptor 2009

   


Pengamatan Bersama Migrasi Raptor 2009

20.2.10Hits 165 viewsBerita | Cetak

Pengamatan Bersama

Kegiatan pengamatan migrasi raptor yang dilakukan di Puncak sudah sejak tahun 2001 intens dilakukan oleh Raptor Indonesia bersama para pengamat burung yang ada di Bogor dan sekitarnya. Kegiatan tahunan ini banyak menarik perhatian dari para Birdwatcher. Seperti yang dilakukan pada Bulan Oktober ini. Pada tanggal 24-25 oktober lalu jumlah peserta pengamatan terbilang cukup banyak. Setidaknya sekitar 30-an orang melakukan pengamatan bersama di Bukit Paralayang Puncak, Bogor. Yang hadir pada kegiatan pengamatan tidak semata-mata dari komunitas pengamat burung yang memang sudah faham dengan fenomena ini tapi ada beberapa yang notabene tidak mengenal apa itu Raptor apalagi fenomena Migrasi Raptor yang kita tahu selama ini.

Pada kesempatan kali ini ada beberapa orang yang ikut pengamatan berasal dari Komunitas Bike to Work yang datang jauh-jauh dari Jakarta ke Puncak hanya untuk melihat Raptor yang melintas. Hal ini menunjukan bahwa kegiatan macam ini kalau di publikasikan dengan baik maka akan mendapat hasil yang cukup bagus dalam hal Penyadartahuan kepada masyarakat umum. Selama ini mungkin kegiatan mengamati Raptor hanya terbatas pada Komunitas Burung saja yang memang selalu menantikan kegiatan macam ini.

Photo by AW

Selain dari komunitas sepeda juga hadir dari Kelompok Pengamat Burung Nycticorax Universitas Negeri Jakarta yang beberapa anggotanya juga anggota RAIN. Selain dari KPB Nyticorax UNJ juga hadir dari FKIP Universitas Pakuan bogor yang tergabung dalam Komunitas Lampiris. Selain dari Komunitas sepeda dan dua Universitas tadi kegiatan ini juga di ikuti oleh rombongan dari Jepang yang melakukan kunjungan ke Indonesia dalam rangka Bird Tour yang di inisiasi oleh Raptor Conservation Society(RCS).

Kegiatan yang sudah di siapkan dari awal bulan Oktober bersama SBI-Info ini juga diliput Metro TV. Di harapkan dari liputan yang dilakukan Metro TV ini akan semakin menarik minat masyarakat umum dalam hal Konservasi Raptor di Indonesia.

Teks @ Asman

Foto@ AW dan Fransisca Noni