RAIN
RAIN

RAIN » Berita » Mempelajari Lebih Dalam Burung Pemangsa

   


Mempelajari Lebih Dalam Burung Pemangsa

11.11.10Berita | Cetak

Elang Ular Bido

Burung pemangsa terdiri dari dua ordo yaitu Falconiformes dan Strigiformes. Kedua ordo ini sebenarnya memiliki kekerabatan yang jauh, tapi karena ekologinya sama maka kedua ordo ini dikelompokkan menjadi satu sebagai burung pemangsa. Ordo Falconiformes terdiri dari empat suku yaitu Accipitridae (elang), Cathartidae (burung pemakan bangkai), Sagitariidae (burung secretary) dan Falconidae (alap-alap). Sedangkan ordo Strigiformes terdiri dari dua suku yaitu Strigidae (celepuk, bubo) dan Tytonidae (serak).

Burung pemangsa memiliki paruh melengkung ke bawah untuk mencabik-cabik daging mangsanya dan kaki yang kuat dilengkapi dengan kuku yang tajam untuk mencengkeram dan membunuh mangsanya. Dalam menangkap mangsanya, burung pemangsa menggunakan kakinya b ukan dengan paruhnya. Burung pemangsa juga memiliki susunan bulu-bulu khusus sehingga dapat melakukan terbang tanpa menimbulkan suara. Kedua ordo tersebut memiliki perbedaan lokasi dalam mencari mangsa. Ordo falconiformes yang aktif pada siang hari (diurnal) mempunyai penglihatan yang tajam sedangkan ordo strigiformes yang aktif pada malam hari (nokturnal) mempunyai pendengaran yang tajam untuk mendeteksi mangsanya. Burung hantu juga dilengkapi dengan mata yang besar sebagai adaptasi dengan keadaan gelap. Kedua matanya menghadap kedepan seperti binokuler dan kepalanya bisa diputar sampai 180°.

Elang Bondol(Haliastur indus)

Beberapa jenis burung pemangsa diurnal mempunyai tingkat adaptasi dan bentuk yang berbeda dari pada burung hantu, seperti burung secretary, burung pemakan bangkai, dan burung pemangsa pemakan ikan. Burung secretary memiliki kaki panjang yang digunakan untuk menangkap ular berbisa dengan sekali sergap. Burung secretary ini satu-satunya jenis raptor yang menangkap mangsanya dengan cara berlari. Burung pemakan bangkai umumnya tidak memiliki bulu pada kepalanya, hal ini merupakan adaptasi dari cara makannya dan melindunginnya dari berbagi macam penyakit. Burung pemakan bangkai biasanya mengambil daging-daging didalam bagian dalam sisa tubuh satwa mangsanya yang mulai membusuk. Burung pemangsa yang makanan utamanya ikan, mempunyai sisik-sisik tajam pada kakinya yang digunakan untuk menangkap mangsanya yang licin.

Kedua ordo tersebut mempunyai ukuran tubuh mulai dari kecil dengan memangsa serangga, sampai ukuran yang besar dengan memangsa vertebrata. Meskipun demikian, ukuran tubuh terbesar dari ordo strigiformes jauh lebih kecil dibandingkan dengan ukuran tubuh elang. Beberapa jenis elang dapat memangsa mamalia besar seperti monyet. Secara umum, burung pemangsa pemakan makanan yang berenergi tinggi yang berasal dari daging. Burung hantu yang terdiri dari dua suku, cenderung memiliki bentuk dan warna bulu yang relatif sama.

Soaring(terbang berputar)

Beberapa jenis burung pemangsa diurnal dapat melakukan migrasi. Bahkan seperti Elang Alap dapat melakukan migrasi dari bumi bagian utara sampai bumi bagian selatan yang jaraknya dapat mencapai ribuan kilometer. Burung pemangsa migrasi biasanya juga melakukan terbang berputar (soaring) selama beberapa menit. Untuk melakukan soaring, burung pemangsa ini melakukannya mengikuti aliran udara panas (thermal) yang arah alirannya dari bawah ke atas, sehingga mendorong burung pemangsa semakin terbang tinggi dan kemudian meluncur kearah yang mereka inginkan. Soaring ini menghemat energi burung pemangsa dalam melakukan terbang. Untuk berbagai jenis burung hantu tidak melakukan migrasi.

Dalam suatu ekosistem, burung pemangsa merupakan top-predator atau sebagai puncak dalam jaring-jaring makanan. Dalam hal ini, burung pemangsa sebagai pengendali konsumen pertama seperti ular, tikus, tupai, dll. Beberapa jenis burung pemangsa merupakan indikator lingkungan yang baik. Jenis burung pemangsa ini sangat rentan dengan adanya perubahan keadaan lingkungan seperti perubahan hutan menjadi tata guna lahan yang lainnya.

Sumber bacaan :

Ensiklopedi Indonesia. 1992. Ensiklopedi Indonesia Seri Fauna : Burung. PT. Ichtiar Baru Van Hoeve. Jakarta.

http://en.wikipedia.org/wiki/Bird_of_prey didownload pada tanggal 29 Oktober 2010

Oleh: Andy P. Sayogo/FFI-IP, Kapuas Hulu

Foto: (1&2 ) Asman AP, (3) Andry X-san