RAIN
RAIN

RAIN » Kegiatan » Catatan Perjumpaan Raptor Diurnal di Way Rilau,Batutegi, Lampung

   


Catatan Perjumpaan Raptor Diurnal di Way Rilau,Batutegi, Lampung

25.7.10Hits 1,286 viewsKegiatan | Cetak

Waduk Bendungan Batutegi

Raptor diurnal(aktif di siang hari) di Sumatera tercatat sebanyak 32 species(Sukmantoro et al,2007) tersebar diseluruh kawasan hutan yang masih tersisa di Pulau ini. Lampung merupakan salah satu Provinsi yang terletak di Sumatera bagian timur memiliki beberapa area konservasi dan hutan lindung serta Taman Nasional seperti Taman Nasional Bukit Barisan Selatan dan Taman Nasional Way Kambas yang terkenal dengan Pusat Pelatihan Gajah-nya(PLG).

Pada tanggal 17 Juni sampai dengan 04 Juli saya melakukan kegiatan di kawasan Hutan Lindung Way Rilau, Batutegi, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Kegiatan sebenarnya adalah Monitoring pasca pelepasliaran Beruk Macaca nemestrina yang dilakukan oleh International Animal Rescue Indonesia. Hutan Way Rilau atau kebanyakan orang menyebutnya masih hutan Batutegi ini memiliki luas kawasan 42.0400 ha yang merupakan Water cachment Area Bendungan Batutegi yang dibangun pada tahun 1995-2003. Sedangkan sekitaran kawasan tersebut merupakan perkebunan Kopi dan Lada.

Selama di lokasi, way rilau, ada hari-hari dimana team tidak melakukan Monitoring saya gunakan untuk pengamatan burung yang ada di area tersebut. Setidaknya selama pengamatan, jenis burung yang berhasil tercatat ada 59 species.

Raptor”elang” di Way Rilau

Dari 59 jenis burung yang ditemukan 11 Jenis di antaranya adalah jenis Raptor dari Familly Accipitridae , 10 Jenis dan Falconidae 1 Jenis. Raptor dari Familly Accipitridae yang ditemukan di Way Rilau dan Bendungan Batutegi adalah Elang Tiram Pandion haliaetus, Elang Kelelawar Macheiramphus alcinus, Elang Tikus Elanus caeruleus, Elang Bondol Haliastur indus, Elang Laut Perut Putih Haliaeetus leucogaster, Elang Ikan Kecil Ichthyophaga humilis, Elang Ikan Kepala Kelabu Ichthyophaga ichthyaetus, Elang Ular Bido Spilornis cheela, Elang Brontok Spizaetus cirrhatus dan Elang Hitam Ictinaetus malayensis. Sedangkan untuk Falconidae yang tercatat adalah Alap-alap Capung Microhierax fringillarius.

Elang Tiram atau bahasa inggrisnya Osprey di temukan di Bendungan batutegi pada tanggal 23 Juni pukul 09:30wib terbang membawa ikan hasil buruanya dan temuan kedua masih di hari yang sama yaitu pada pukul 16:05 wib dalam perjalanan pulang dari Air naningan. Masih di hari yang sama ditemukan juga Elang Ikan Kepala Kelabu sedang bertengger di salah satu pohon kering yang berada di genangan air bendungan dengan jarak sekitar 500 meter dari penemuan Elang Tiram yang sedang bertengger.

Untuk individu lain lebih banyak ditemukan berada di dalam hutan dekat dengan sumber air seperti sungai. Teruatama untuk Elang Ikan Kecil. Jenis ini hampir setiap hari di jumpai tidak jauh dari lokasi Kami mendirikan tenda(camp). Elang yang disebut Lesser Fish-eagle dalam bahasa inggrisnya ini sering ditemukan berada di salah satu pohon tepat berada di atas air sambil mengawasi ikan dibawahnya.

Seperti yang disebutkan didalam buku Panduan lapang Pengamatan Burung Sumatera, Kalimantan, Jawa dan bali (MacKinnon, 1998) perjumpaan Elang Kelelawar di hutan way rilau adalah ketika hari sudah menjelang sore yaitu sekitar pukul 17:00wib. Pada saat terlihat identifikasi lebih condong ke jenis alap-alap karena strip mesial atau corak putih pada tenggorokan yang memiliki garis hitam vertical tidak terlihat. Tapi setelah menggunakan Binokullare 10×50 corak yang dimaksud terlihat dengan jelas. Perilaku yan teramati pada jenis ini sedang melakukan soaring sekitar 5 menit kemudian menghilang dibalik Bukit.

Sebuah catatan yang menarik selama delapan belas hari berada di Way Rilau bisa mencatat sekitar 11 jenis raptor yang aktif di siang hari. Raptor yang paling umum bisa kita jumpai mulai dari lokasi bendungan hingga ke dalam hutan adalah Alap-alap capung yang banyak bertengger di pucuk pohon kering di pinggir genangan air selama perjalanan.

Jadi, Untuk anda yang berdomisili di lampung coba alihkan perjalanan pengamatan burung anda yang biasanya ke Way Kambas sekarang pindah ke Way Rilau. Sebuah tantangan baru untuk bisa mengetahui keragaman jenis burung disana.

Perjalanan ke Way Rilau dapat di tempuh dari Bandar lampung ke Bendungan Batutegi Menggunakan Kendaraan Pribadi maupun menyewa Travel. Dilanjutkan dari Bendungan menggunakan Perahu Motor dengan uang sewa Rp. 100.000,- antar jemput.

Jenis Raptor di Way Rilau, Batutegi, Lampung

Accipitridae:

  1. Elang Tiram Pandion haliaetus
  2. Elang Kelelawar Macheiramphus alcinus
  3. Elang Tikus Elanus caeruleus
  4. Elang Bondol Haliastur Indus
  5. Elang Laut Perut Putih Haliaeetus leucogaster
  6. Elang Ikan Kecil Ichthyophaga humilis
  7. Elang Ikan Kepala Kelabu Ichthyophaga ichthyaetus
  8. Elang Ular Bido Spilornis cheela
  9. Elang Brontok Spizaetus cirrhatus
  10. Elang Hitam Ictinaetus malayensis

Falconidae:

  1. Alap-alap Capung Microhierax fringillarius

Teks © Asman A. Purwanto

Photo © Nina Nuraniyah/IAR Indonesia